kursor

Toad Jumping Up and Down

Rabu, 27 Maret 2013

pencegah pikun




cemilan yang sering kita kunyah lama-lama dan di senengin banget sama anak kecil ternyata permen karet itu adalah pencegah pikun..berdasarkan temuan para peneliti jepang mengunyah permen karet dapat mengaktifkan dan meningkatkan kerja hipokamus sehinnga memperbaiki daya ingat. selain itu mengunyah permen karet juga dapat meningkatkan denyut jantung sehinnga memperbaiki pengiriman oksigen ke otak dan meningkatkan kekuatan kognitif...wooww.. 

~※~ Wanita Sholehah Ahli Surga ~※~







Bismillahirrahmanirrahiim..
Assallamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
~::~.::::::~::~
Sahabat..saudaraku yang di Rahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala.Wanita sholehah dengan kelembutan dan kasihnya dapat merubah dunia menjadi indah, demikian pula dengan kemuliaan akhlaqnya, tentunya setiap wanita muslimah ingin menjadi wanita sholehah dan ahli Surga.
Pada hakikatnya wanita sholehah adalah ahli Surga, dimana ia merupakan wanita yang taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Diantara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
~Bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala
~Beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala , Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
~Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, shaum/berpuasa di bulan Ramadhan, dan naik haji bagi yang mampu.
~Ikhsan yaitu beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Melihat dirinya.Karena ia yakin bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Mengetahui dan Maha Melihat segala pikiran,perasaan dan segala sesuatu yang terbesit dalam hati,baik yang diucapkan maupun tidak, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha mengetahui kehendak,kebutuhan serta segala aktifitas manusia
~Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
~Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah Subhanahu wa Ta’ala ,ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
~Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
~Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
~Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
~Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
~Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
~Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
~Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
~Berbakti kepada kedua orang tua.
~Menyambung silaturahim dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang terdapat dalam kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juzz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman :
"Dan barangsiapa taat kepada ALLAH dan RASUL-NYA, niscaya ALLAH memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar." (QS. An Nisa’ : 13).
~ Sahabat..saudaraku.. yang di Rahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mudah-mudahan manfaat buat kita semua, Yang benar haq semua datang-Nya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,yang kurang dan khilaf mohon sangat dimaafkan ’’Akhirul qalam “Wa tawasau bi al-haq Watawa saubil shabr “.Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala . Senantiasa menunjukkan kita pada sesuatu yang di Ridhai dan di Cintai-Nya..Aamiin Allahum Aamiin.


ISTIGFAR PELEPAS KESULITAN KESULITAN

Salah satu pembuka pintu pertolongan Allah adalah istigfar atau memohon ampun. Ketika orang 2 mengadu Hasan Al Basri tentang kesulitan hidup, beliau menganjurkan mereka untuk sering menyebut istigfar .Mungkin kesulitan yang terjadi karna banyaknya maksiat yg dilakukan dan dengan istigfar diharapkan Allah mau mengampuninya.
Rasulullah sendiri pernah bersabda , "Barang siapa yg memperbanyak istigfar ,niscaya Allah melegakan tiap tiap kegundahan mereka, melepaskan tiap 2 kesempitan mereka dan memberinya secara tak terduga terduga."( HR.Abu Daud)

"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubatlah kepadaNYA(Jika kamu mengerjakannya yg demikian)
Niscaya dia akan memberikan kenikmatan yg baik terus menerus kepadamu sampai kepada waktu yg ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap2 orang yg mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling , maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat."(QS.11; 3)

TEGARLAH WAHAI DIRI DAN TERSENYUMLAH !.....
Sesungguhnya Dia yang mengujimu dengan sedikit masalah adalah Dia yang selama ini membanjirimu dengan lautan nikmat… Berbaik sangkalah padaNya.
Jika saat ini beban yang di pikul begitu memberatkan punggungmu… Maka berbahagialah karena Dia telah percaya punggungmu akan kuat memikulnya.
Jika saat ini harapanmu belum terwujud. Maka berbahagialah karena Dia telah percaya kamu tak akan lelah berjuang dan berpasrah padaNya.
Satu hal yang harus diyakini… Dia tidak akan pernah memberikan ujian yang tak mampu kita lalui…
Jadi apapun yang kita hadapi saat ini, itu semata karena kita mampu menjalaninya…
Tetap kuat dan semangat...!!!
Ingatlah dalam bahagia Allah menyisipkan duka agar kita tau bahwa ada hikmah dibalik sekaan air mata.
Dalam harap Allah menyelipkan resah agar kita sadar untuk mengiringinya do’a dengan segenap pasrah.
Dalam juangpun Allah meletakan lelah agar kita ingat betapa mahalnya harga istiqomah.
Memang Allah tidak menjanjikan bahwa langit itu tidak selalu biru, bunga tidak selalu mekar dan matahari tidak selalu bersinar.
Tapi ketahuilah bahwa Allaah selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum disetiap air mata, berkah disetiap cobaan dan jawaban disetiap do’a.
Semoga bermanfaat